Minggu, 09 Juli 2017
Membuat Animasi
Tugas terakhir kali ini membuat animasi berdasarkan storyboard layanan masyarakat yang terdapat pada tugas sebelumnya . Berikut video animasinya :
Senin, 29 Mei 2017
Tugas 3 Peng Animasi dan Desain Grafis
STORYBOARD
Storyboard merupakan sketsa gambar yang di susun secara berurutan sesuai dengan naskah ( alur cerita). Dengan storyboard penulis atau pengarang dapat menyampaikan ide cerita kepada orang lain. ( pembaca) dengan lebih mudah karena penulis dapat menggiring khayalan seorang pembaca mengikuti gambar-gambar yang tersaji, sehingga menghasilkan persepsi yang sama pada ide cerita yang dibuat oleh penulis.
Fungsi storyboard adalah sebagai konsep dan ungkapan relatif digunakan untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual. Pada storyboard dapat ditambahkan arahan audio, serta informasi lain berupa huruf serta tata letak sehingga pesan dan gagasan dapat di terima.
Pada tugas ke-3 kami ditugaskan membuat storyboard Iklan Layanan Masyarakat . Iklan layanan masyarakat yang kami buat bertema tentang " Jagalah Kebersihan ". Iklan ini memberi imbuhan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Berikut akan ditampilkan storyboard dengan tema yang ditentukan.
Storyboard merupakan sketsa gambar yang di susun secara berurutan sesuai dengan naskah ( alur cerita). Dengan storyboard penulis atau pengarang dapat menyampaikan ide cerita kepada orang lain. ( pembaca) dengan lebih mudah karena penulis dapat menggiring khayalan seorang pembaca mengikuti gambar-gambar yang tersaji, sehingga menghasilkan persepsi yang sama pada ide cerita yang dibuat oleh penulis.
Fungsi storyboard adalah sebagai konsep dan ungkapan relatif digunakan untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual. Pada storyboard dapat ditambahkan arahan audio, serta informasi lain berupa huruf serta tata letak sehingga pesan dan gagasan dapat di terima.
Pada tugas ke-3 kami ditugaskan membuat storyboard Iklan Layanan Masyarakat . Iklan layanan masyarakat yang kami buat bertema tentang " Jagalah Kebersihan ". Iklan ini memberi imbuhan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Berikut akan ditampilkan storyboard dengan tema yang ditentukan.
Minggu, 16 April 2017
Software Animasi
1. Macromedia
Flash
Macromedia Flash adalah sebuah program mutimedia dan animasi yang keberadaannya
ditujukan bagi pecinta desain dan animasi untuk berkreasi membuat
aplikasi-aplikasi unik, animasi-animasi interaktif pada halaman web, film
animasi kartun, presentasi bisnis maupun kegiatan. Disamping itu, tidak menutup
kemungkinan juga dengan menggunakan secara optimal kemampuan penggunaan
fasilitas menggambar dan bahasa pemrograman pada Flash (action script) ini kita
mampu membuat game-game yang menarik.
Animasi yang
dapat dibuat pada macromedia flash dapat dibedakan menjadi beberapa jenis,
antara lain :
a.
Animasi frame by frame, adalah animasi yang dibuat hanya dengan
menggunakan berbagai frame dalam satu layer ataupun antar-layer. Lama tidaknya
sebuah animasi dijalankan sangat bergantung dari jumlah frame.
b.
Animasi motion tween, merupakan bentuk animasi yang paling mendasar pada
macromedia flash 8. Animasi ini digunakan untuk menggerakkan objek dari satu
titik ke titik lain.
c.
Animasi shape tween, animasi perubahan bentuk. Dalam pembuatan animasi ini
dibutuhkan blank keyframe yaitu sebuah frame kosong yang akan digunakan untuk
menambahkan bentuk objek yang berbeda pada keyframe sebelumnya.
Pada program
Macromedia Flash dikenal istilah symbol. Symbol adalah objek yang
nantinya akan dijadikan sebuah animasi. Agar sebuah objek dapat dianimasikan,
maka objek tersebut harus dijadikan sebuah simbol dengan perintah convert to
symbol. Ketiga tipe simbol tersebut yaitu ;
1. Graphic,
digunakan untuk gambar statis dan untuk membuat potongan-potongan animasi yang
terangkum pada timeline. Kontrol interaksi dan suara tidak dapat bekerja di
dalam animasi simbol graphic.
2. Button,
digunakan untuk membuat tombol interaksi di dalam yang mampu merespon aksi
mouse.
3. Movie
clip, digunakan untuk membuat bagian animasi. movie clip mempunyai timeline
dengan multiframe sendiri. movie clip dapat berisi kontrol interaktif, suara,
maupun movie clip lainnya.
Spesifikasi
untuk Macromedia:
Spesifikasi
minimal Pentium III, RAM 256 MB yang berseting windows XP
Kelebihan
Macromedia Flash:
•
Merupakan teknologi animasi web yang paling populer saat ini sehingga banyak
didukung oleh berbagai pihak.
•
Ukuran file yang kecil dengan kualitas yang baik.
•
Kebutuhan hardware yang tidak tinggi.
•
Dapat membuat website, cd-interaktif, animasi web, animasi kartun, kartu
elektronik iklan TV, banner di web, presentasi interaksi, permainan, aplikasi
web dan handphone.
•
Dapat ditampilkan di berbagai media seperti Web, CD-ROM, VCD, DVD,
Televisi, Handphone dan PDA.
• Adanya
Actionscript. Dengan actionscript anda dapat membuat animasi dengan
menggunakan kode sehingga memperkecil ukuran file. Karena adanya
actionscript ini juga Flash dapat untuk membuat game
karena script dapat menyimpan variable dan
nilai, melakukan perhitungan, dsb. yang berguna dalam game. Selain itu, Flash
adalah program berbasis vektor.
Kelebihan
Macromedia Flash:
•
Grafisnya kurang lengkap.
•
Menunya tidak user friendly.
•
Kurang dalam 3D. Pembuatan animasi 3D cukup sulit.
* Sistem
operasi :
Microsoft
Windows , Mac OS X , Linux , Solaris , Symbian , Windows Mobile , Ubuntu Netbook
Edition (Optional), Maemo.
* Persyaratan
Hardware :
Intel ® Pentium
® 4 3.2GHz prosesor (dual prosesor Intel Xeon ® direkomendasikan), 2GB RAM (4GB
disarankan), 1Gb Ethernet card.
* Sistem
operasi yang didukung :
While Adobe®
Flash® Media Server runs on 64-bit hardware, it requires a 32-bit operating
system or a 64-bit operating system that supports 32-bit programs. Sementara
Adobe ® Flash ® Media Server berjalan pada perangkat keras 64-bit, hal ini
memerlukan sebuah sistem operasi 32-bit atau sistem operasi 64-bit yang
mendukung program-program 32-bit.
2. Blender:
Blender adalah perangkat lunak sumber terbuka grafika komputer 3D. Perangkat
lunak ini digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D,
aplikasi 3D interaktif dan permainan video. Blender memiliki beberapa fitur
termasuk pemodelan 3D, penteksturan, penyunting gambar bitmap, penulangan,
simulasi cairan dan asap, simulasi partikel, animasi, penyunting video, pemahat
digital, dan rendering.
Blender merupakan OSS (Open Source SOftware) atau istilah lainnya software yang
dapat di gunakan di berbagai macam OS (Operating System). Ini digunakan untuk
dikembangkan secara komersial, tetapi sekarang dirilis di bawah GPL (GNU
General Public License).
Untuk spekifikasi yang dibutuhkan
untuk penginstallan software ini sangatlah sederhana
1. Intel pentium III atau lebih/ AMD
dsbg
2. Ram 64Mb
3. VGA 4Mb
4. Disk Space 35Mb
5. Windows 2000 dan lebih, Linux.
Target di profesional media dan
seniman, Blender dapat digunakan untuk membuat visualisasi 3D, stills serta
siaran dan video berkualitas bioskop, sedangkan penggabungan mesin 3D real-time
memungkinkan penciptaan konten 3D interaktif untuk pemutaran yang berdiri
sendiri. Blender memiliki berbagai macam kegunaan termasuk pemodelan, menjiwai,
rendering, texturing, menguliti, rigging, pembobotan, editing non-linear,
scripting, composite, post-produksi dan banyak lagi.
Blender tersedia untuk berbagai
sistem operasi, seperti:
a. Microsoft Windows
b. Mac OS X
c. Linux
d. IRIX
e. Solaris
f. NetBSD
g. FreeBSD
h. OpenBSD
Perangkat lunak ini berlisensi GPL
(GNU General Public License) dan kemudian kode sumbernya tersedia dan dapat
diambil siapa saja.
Fitur – Fitur Blender
Blender memiliki fitur sama kuat mengatur dalam lingkup dan kedalaman ke ujung
lain tinggi 3D software seperti Softimage | XSI, Cinema 4D, 3ds Max dan Maya.
Perangkat lunak ini berisi fitur
yang merupakan ciri khas dari model perangkat lunak high-end. Ini adalah Open
Source yang paling populer grafis 3D aplikasi yang tersedia, dan merupakan salah
satu yang paling didownload dengan lebih dari 200.000 download dari rilis
masing-masing.
Fitur termasuk:
1. Model :
Obyek 3D tipe, termasuk jerat poligon, permukaan NURBS, Bezier dan kurva B-spline; multiresolusi patung kemampuan; Modifier stack deformers; model Mesh; Python Scripting
Obyek 3D tipe, termasuk jerat poligon, permukaan NURBS, Bezier dan kurva B-spline; multiresolusi patung kemampuan; Modifier stack deformers; model Mesh; Python Scripting
2. Rigging:
Skeleton kode ciptaan; Skinning; lapisan Bone; B-splines interpolated tulang
Skeleton kode ciptaan; Skinning; lapisan Bone; B-splines interpolated tulang
3. Animasi:
Animasi editor non-linear; Vertex framing kunci untuk morphing, animasi Karakter berpose editor; deformers animasi, pemutaran Audio; sistem kendala animasi
Animasi editor non-linear; Vertex framing kunci untuk morphing, animasi Karakter berpose editor; deformers animasi, pemutaran Audio; sistem kendala animasi
4. Rendering:
Raytracer inbuilt; oversampling, blor gerak, efek pasca produksi, ladang, non-square pixel, lapisan Render dan melewati; Render baking ke peta UV, Efek termasuk halo, suar lensa, kabut, vektor motion-blur proses pasca- , dan proses pasca-defocus; Ekspor naskah untuk penyaji eksternal
Raytracer inbuilt; oversampling, blor gerak, efek pasca produksi, ladang, non-square pixel, lapisan Render dan melewati; Render baking ke peta UV, Efek termasuk halo, suar lensa, kabut, vektor motion-blur proses pasca- , dan proses pasca-defocus; Ekspor naskah untuk penyaji eksternal
5. UV unwrapping:
Laurent dan metode Berdasarkan Sudut unwrapping; unwreapping berdasarkan jahitan; falloff proporsional mengedit peta UV
Laurent dan metode Berdasarkan Sudut unwrapping; unwreapping berdasarkan jahitan; falloff proporsional mengedit peta UV
6. Shading:
Membaur dan shader specular; Node editor; hamburan Bawah, shading Tangent; peta Refleksi
Membaur dan shader specular; Node editor; hamburan Bawah, shading Tangent; peta Refleksi
7. Fisika dan Partikel:
Sistem Partikel dapat dilampirkan ke mesh objek; simulator Fluida; solver Realtime tubuh lembut
Sistem Partikel dapat dilampirkan ke mesh objek; simulator Fluida; solver Realtime tubuh lembut
8. Imaging dan Komposisi:
Multilayer OpenEXR dukungan; filter node komposit, konverter, warna dan operator vektor; 8 mendukung prosesor; sequencer realtime dekat; Bentuk gelombang dan U / V menyebar plits
Multilayer OpenEXR dukungan; filter node komposit, konverter, warna dan operator vektor; 8 mendukung prosesor; sequencer realtime dekat; Bentuk gelombang dan U / V menyebar plits
9. Realtime 3D/Game
Penciptaan:
Editor grafis logika; Bullet Fisika dukungan Perpustakaan; jenis Shape: polyhedron Convex, kotak, bola, kerucut, silinder, kapsul, majemuk, dan mesh segitiga statis dengan mode auto penonaktifan; tabrakan Diskrit; Dukungan untuk kendaraan dinamika; Mendukung semua modus pencahayaan OpenGL; Python scripting; Audio
Editor grafis logika; Bullet Fisika dukungan Perpustakaan; jenis Shape: polyhedron Convex, kotak, bola, kerucut, silinder, kapsul, majemuk, dan mesh segitiga statis dengan mode auto penonaktifan; tabrakan Diskrit; Dukungan untuk kendaraan dinamika; Mendukung semua modus pencahayaan OpenGL; Python scripting; Audio
10. Lintas Platfrom dengan GUI
OpenGL
Seragam pada semua Platfrom ,siap untuk digunakan untuk semua versi windows (98, NT, 2000, XP), Linux,OS X , FreeBSD, Irix, SUN dan berbagai Sistem Oprasi lainnya .
Seragam pada semua Platfrom ,siap untuk digunakan untuk semua versi windows (98, NT, 2000, XP), Linux,OS X , FreeBSD, Irix, SUN dan berbagai Sistem Oprasi lainnya .
Kelebihan Blender
Blender adalah salah satu software open source yang digunakan untuk membuat
konten multimedia khusunya 3Dimensi, ada kelemahan dan beberapa kelebihan yang
dimiliki Blender dibandingkan software sejenis. Berikut kelebihannya :
*Open Source
Blender merupakan salah satu
software open source, dimana kita bisa bebas memodifikasi source codenya untuk
keperluan pribadi maupun komersial, asal tidak melanggar GNU General Public
License yang digunakan Blender.
*Multi Platform
Karena sifatnya yang open source,
Blender tersedia untuk berbagai macam operasi sistem seperti Linux, Mac dan
Windows. Sehingga file yang dibuat menggunakan Blender versi Linux tak akan
berubah ketika dibuka di Blender versi Mac maupun Windows.
*Update
Dengan status yang Open Source,
Blender bisa dikembangkan oleh siapapun. Sehingga update software ini jauh
lebih cepat dibandingkan software sejenis lainnya. Bahkan dalam hitungan jam,
terkadang software ini sudah ada update annya. Update an tersebut tak tersedia
di situs resmi blender.org melainkan di graphicall.org
*Free
Blender merupakan sebuah software
yang Gratis Blender gratis bukan karena tidak laku, melainkan karena luar
biasanya fitur yang mungkin tak dapat dibeli dengan uang, selain itu dengan digratiskannya
software ini, siapapun bisa berpartisipasi dalam mengembangkannya untuk menjadi
lebih baik. Gratisnya Blender mendunia bukan seperti 3DMAX/ Lainnya yang di
Indonesia Gratis membajak :p. Tak perlu membayar untuk mendapatkan cap LEGAL.
Karena Blender GRATIS dan LEGAL
*Lengkap
Blender memiliki fitur yang lebih
lengkap dari software 3D lainnya. Coba cari software 3D selain Blender
yang di dalamnya tersedia fitur Video editing, Game Engine, Node Compositing,
Sculpting. Bukan plugin lho ya, tapi sudah include atau di bundling seperti
Blender.
*Ringan
Blender relatif ringan jika
dibandingkan software sejenis. Hal ini terbuti dengan sistem minimal untuk
menjalankan Blender. Hanya dengan RAM 512 dan prosesor Pentium 4 / sepantaran
dan VGA on board, Blender sudah dapat berjalan dengan baik namun tidak bisa
digunakan secara maksimal. Misal untuk membuat highpolly akan sedikit lebih
lambat.
*Komunitas Terbuka
Tidak perlu membayar untuk bergabung
dengan komunitas Blender yang sudah tersebar di dunia. Dari yang newbie sampai
yang sudah advance terbuka untuk menerima masukan dari siapapun, selain itu
mereka juga saling berbagi tutorial dan file secara terbuka. Salah satu contoh
nyatanya adalah OPEN MOVIE garapan Blender Institute
Kekurangan Blender :
* Tools yang dimiliki tidak lengkap
seperti 3D Max
* Tampilan cukup berantakan
* Semua proses dilakukan dengan
manual
3. Autodesk 3D
Studio Max
Autodesk 3D Studio Max (kadangkala disebut 3ds Max atau hanya MAX) adalah
sebuah perangkat lunak grafik vektor 3-dimensi dan animasi, ditulis oleh
Autodesk Media & Entertainment (dulunya dikenal sebagai Discreet and
Kinetix.
Hal ini dapat
digunakan oleh pengembang permainan video, studio TV komersial dan studio
visualisasi arsitektur. Hal ini juga digunakan untuk efek film dan pra-visualisasi.
Selain model dan alat animasi, dengan versi terbaru dari 3ds Max juga fitur
shader canggih (seperti ambient occlusion dan subsurface scattering), simulasi
dinamis, sistem partikel, radiosity, peta penciptaan normal dan rendering,
pencahayaan global, intuitif dan semuanya disesuaikan keinginan penggunan, dan
bahasa scriptnya sendiri.

Berikut akan
dijelaskan spesifikasi untuk menggunakan Autodesk 3D Studio Max :
Spesifikasi
komputer :
32-Bit 3ds Max
2011 atau 3ds Max Design 2011 untuk Windows. Sistem operasi: Microsoft ®
Windows ® 7 Professional, Microsoft ® Windows Vista ® Business (SP2 atau yang
lebih tinggi), atau Microsoft ® Windows ® XP Professional (SP2 atau yang lebih
tinggi)
Untuk animasi umum dan rendering
(biasanya kurang dari 1.000 benda atau 100.000 polygons) :
Intel ® Pentium
® 4 1,4 GHz atau AMD ® setara prosesor SSE2
2 GB RAM (4 GB
recommended) 2 GB RAM (4 GB direkomendasikan)
2 GB swap space
(4 GB recommended) 2 GB swap space (4 GB direkomendasikan)
3 GB free hard
drive space 3 GB free hard drive space
Direct3D® 10
technology, Direct3D 9, or OpenGL®-capable graphics card(256 MB or higher video
card memory, 1 GB or higher recommended) Direct3D ® 10 teknologi, Direct3D 9, atau
kartu grafis mampu ®-OpenGL (256 MB atau lebih tinggi kartu memori video, 1 GB
atau lebih tinggi direkomendasikan)
DVD-ROM drive
Microsoft®
Internet Explorer® 7.0 or higher or Mozilla® Firefox® 2.0 or higher browser
Microsoft ® Internet Explorer ® 7.0 atau yang lebih tinggi atau Mozilla ®
Firefox ® 2.0 atau yang lebih tinggi browser
Internet
connection for web downloads and Autodesk® Subscription-aware access Koneksi
internet untuk download akses web dan Autodesk ® Berlangganan-aware
Kegunaan Autodesk 3D Studio :
Dapat
menunjukkan kepada pelanggan potensial, departemen lain atau atasan anda
tentang ide-ide atau produk baru secara lebih jelas untuk mendapatkan tanggapan
mereka sebelum memasuki proses produksi sehingga banyak biaya dan waktu yang
dapat anda hemat.
Dapat menjual
sebuah produk terlebih dahulu sebelum produk selesai diproduksi, karena telah
anda visualisasikan secara nyata, tepat dan berpresisi mendekati wujud akhirnya
melalui 3d.
Dapat membantu
anda dalam memvisualisasikan proyek arsitektur
Kelebihan
Autodesk 3D Studio :
*Mampu membuat
objek Virtual secara 3 dimensi. dan bentuk dapat diubah sesuai keinginan.
*Mampu
memberikan kesan material mendekati aslinya seperti material kayu, batuan, dan
tanah.
*Mampu
memberikan efek-efek khusus pada hasil akhir produk seperti efek cahaya dan
bayangan, efek atmosfir seperti api, kabut dan lighting.
*Dapat
menjalankan proses animasi, gambar dapat digerakan dan dirubah bentuknya serta
diatur proses animasinya.
Kekurangan
Autodesk 3D Studio :
3D Studio max
mungkin bagus untuk pemula dan dapat membuat karakter efisien dan cepat, tetapi
memiliki beberapa kelemahan bahwa harus dipertimbangkan. Dibandingkan dengan
Maya 3D, kemampuan untuk membuat karya visual dengan pencahayaan kompleks
adalah proses yang lebih lama dan lebih membosankan. Membuat lanskap juga dapat
sedikit karena sulit untuk kamera. Kamera memiliki kecenderungan untuk
memperbesar dan keluar dengan cara kereta jika benda-benda besar diimpor atas
benda kecil dalam program ini.
Kesimpulan
Saya
memilih Blender karena blender memiliki fitur yang lengkap seperti Video editing, Game Engine, Node Compositing, Sculpting. blender juga relatif lebih ringan dibandingkan dengan software sejenisnya . blender juga merupakan software yang open source jadi siapa saja dapat mengembangkan software blender ini menjadi lebih baik lagi .
Sumber :
https://dsbunny.wordpress.com/2015/05/26/sejarah-pengertian-dan-kegunaan-dari-aplikasi-blender-3d/
https://id.wikipedia.org/wiki/Blender_(perangkat_lunak)
http://aldianapermatasari.blogspot.co.id/2013/11/macam-macam-software-animasi.html
http://dwiadywijaya.blogspot.co.id/2014/05/multimedia_5795.html
http://melianii9b26p2.blogspot.co.id/2012/08/kelemahan.htm
https://1m4m92.wordpress.com/2013/07/09/macromedia-flash-player-8-professional-fullversion/
http://3dmax123.blogspot.co.id/2016/11/kegunaan-kelebihan-dan-kekurangan-3d-max.html
https://dwiastuti281.wordpress.com/2014/06/03/makalah-macromedia-flash/
https://id.wikipedia.org/wiki/Blender_(perangkat_lunak)
http://aldianapermatasari.blogspot.co.id/2013/11/macam-macam-software-animasi.html
http://dwiadywijaya.blogspot.co.id/2014/05/multimedia_5795.html
http://melianii9b26p2.blogspot.co.id/2012/08/kelemahan.htm
https://1m4m92.wordpress.com/2013/07/09/macromedia-flash-player-8-professional-fullversion/
http://3dmax123.blogspot.co.id/2016/11/kegunaan-kelebihan-dan-kekurangan-3d-max.html
https://dwiastuti281.wordpress.com/2014/06/03/makalah-macromedia-flash/
Rabu, 15 Maret 2017
Animasi
A. Sejarah Animasi
Ternyata animasi sudah berusia sangat tua. Sejak ditemukan rangkaian gerak dalam bentuk gambar pada berbagai aterfak pada jaman Mesir Kuno 2000 tahun sebelum masehi manusia sudah mencoba membuat ilustrasi gerakan yang akhirnya berkembang menjadi animasi. Keinginan manusia untuk membuat gambar atau santiran (image) yang hidup bergerak sebagai pantara dari pengungkapan (expression) mereka, merupakan perwujudan dari bentuk dasar animasi yang hidup berkembang.
Kata 'animasi' itu sendiri sebenarnya penyesuaian dari kata 'animation', yang berasal dari kata dasar 'to animate', dari kamus umum Inggris-Indonesia bearti menghidupkan (Wojowasito 1997). Secara umum animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan, menggerakan benda mati; Suatu benda mati diberikan dorongan kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi hidup dan bergerak, atau hanya berkesan hidup.
Sebenernya, sejak jaman dulu, manusia telah mencoba meng-animasi gerak gambar binatang mereka, seperti yang ditemukan para ahli purbakala di gua Lascaux Spanyol Utara, sudah berumur dua ratus ribu tahun lebih; Mereka mencoba menangkap gerak cepat lari binatang, seperti celeng bison atau kuda, digambarkannya dengan delapan kaki dalam posisi yang berbeda dan bertumpuk (Hallan and Manvell 1973:23).
Orang Mesir kuno menghidupkan gambar mereka dengan urutan gambar para pengulat yang sedang bergumul,sebagai dekorasi dinding. Dibuat sekitar tahun 2000 sebelum Masehi (Thomas 1958:8)
Lukisan Jepang kuno memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup, dengan menggelarkan gulungan lukisan, dibuat pada masa Heian (794-1192) (ensiklopedi 'Americana' volume 19, 1976). Kemudian muncul mainan yang disebut Thaumatrope sekitar abad ke 19 di eropa, berupa lembaran cakram karton tebal, bergambar burung dalam sangkar, yang kedua sisi kiri kanannya diikat seutas tali bila disiplin dengan tangan akan memberikan santir gembar burung itu bergerak (Laybourne 1978:18).
Hingga di tahun 1880-an, Jean Marey menggunakan alat potret beruntun merekam secara terus menerus gerak terbang burung, berbagai kegiatan manusia dan binatang lainnya. Sebuah alat yang menjadi cikal bakal kamera film hidup yang berkembang sampai saat ini. Dan tahun 1892, Emile Reynauld mengembangkan mainan gambar animasi yang disebut Praxinoscope, berupa rangkaian ratusan gambar animasi yang diputar dan diproyeksikan pada sebuah cermin menjadi satu gerak film, sebuah alat cikal bakal proyektor pada bioskop (Laybourne 1978:23).
Animasi sendiri tidak akan pernah berkembang tanpa di temukannya prinsip dasar dari karakter mata manusia, yaitu : Persistance Of Vision ( pola penglihatan yang teratur ). Paul Roget, Joseph Plateau dan Pierre Desigenes, mata manusia cenderung menangkap urutan gambar-gambar pada tenggang waktu tertentu sebagai suatu pola . Dalam perkembangannya animasi secara umum didefinisikan sebagai :
Suatu sequence gambar yang diekspos pada tenggang waktu tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar begerak.
Sumber : http://dela1234.blogspot.co.id/2015/03/sejarah-animasi.html
B. Jenis-jenis Animasi
A. Animasi 2D (2 Dimensi)
Animasi ini yang paling akrab dengan keseharian kita. Bisa juga disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu. Memang, film kartun itu kebanyakan film yang lucu. Contohnya banyak sekali, baik yang di TV maupun di Bioskop. Misalnya Looney Tunes, Pink Panther, Tom and Jery, Scooby Doo, Doraemon, Mulan, Lion King, Brother Bear dan banyak lagi. Meski yang populer kebanyakan film Disney, namun bukan Walt Disney sebagai bapak animasi kartun. Contoh lainnya adalah Felix The Cat, si kucing hitam. Umur si kucing itu sudah lumayan tua, dia diciptakan oleh Otto Messmer pada tahun 1919. Namun sayang,karena distribusi yang kurang baik, jadi kita sukar untuk menemukan film-filmnya. Bandingkan dengan Walt Disney yang sampai sekarang masih ada misalnya Snow White and The Seven Dwarfs (1937) dan Pinocchio (1940).

B. Animasi 3D ( 3 Dimensi )
Perkembangan teknologi komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan ini animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatab Disney ( Pixar Studio ), maka berlomba-lombalah studio film dunia memproduksi film sejenis. Bermunculanlah, Bugs Life, Antz, Dinosaurs, Final Fantasy, Toy Story2, Monster Inc, hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale, Cars, Valian. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).



Berdasarkan teknik pembuatannya :


.
Ternyata animasi sudah berusia sangat tua. Sejak ditemukan rangkaian gerak dalam bentuk gambar pada berbagai aterfak pada jaman Mesir Kuno 2000 tahun sebelum masehi manusia sudah mencoba membuat ilustrasi gerakan yang akhirnya berkembang menjadi animasi. Keinginan manusia untuk membuat gambar atau santiran (image) yang hidup bergerak sebagai pantara dari pengungkapan (expression) mereka, merupakan perwujudan dari bentuk dasar animasi yang hidup berkembang.
Kata 'animasi' itu sendiri sebenarnya penyesuaian dari kata 'animation', yang berasal dari kata dasar 'to animate', dari kamus umum Inggris-Indonesia bearti menghidupkan (Wojowasito 1997). Secara umum animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan, menggerakan benda mati; Suatu benda mati diberikan dorongan kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi hidup dan bergerak, atau hanya berkesan hidup.
Sebenernya, sejak jaman dulu, manusia telah mencoba meng-animasi gerak gambar binatang mereka, seperti yang ditemukan para ahli purbakala di gua Lascaux Spanyol Utara, sudah berumur dua ratus ribu tahun lebih; Mereka mencoba menangkap gerak cepat lari binatang, seperti celeng bison atau kuda, digambarkannya dengan delapan kaki dalam posisi yang berbeda dan bertumpuk (Hallan and Manvell 1973:23).
Orang Mesir kuno menghidupkan gambar mereka dengan urutan gambar para pengulat yang sedang bergumul,sebagai dekorasi dinding. Dibuat sekitar tahun 2000 sebelum Masehi (Thomas 1958:8)
Lukisan Jepang kuno memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup, dengan menggelarkan gulungan lukisan, dibuat pada masa Heian (794-1192) (ensiklopedi 'Americana' volume 19, 1976). Kemudian muncul mainan yang disebut Thaumatrope sekitar abad ke 19 di eropa, berupa lembaran cakram karton tebal, bergambar burung dalam sangkar, yang kedua sisi kiri kanannya diikat seutas tali bila disiplin dengan tangan akan memberikan santir gembar burung itu bergerak (Laybourne 1978:18).
Hingga di tahun 1880-an, Jean Marey menggunakan alat potret beruntun merekam secara terus menerus gerak terbang burung, berbagai kegiatan manusia dan binatang lainnya. Sebuah alat yang menjadi cikal bakal kamera film hidup yang berkembang sampai saat ini. Dan tahun 1892, Emile Reynauld mengembangkan mainan gambar animasi yang disebut Praxinoscope, berupa rangkaian ratusan gambar animasi yang diputar dan diproyeksikan pada sebuah cermin menjadi satu gerak film, sebuah alat cikal bakal proyektor pada bioskop (Laybourne 1978:23).
Animasi sendiri tidak akan pernah berkembang tanpa di temukannya prinsip dasar dari karakter mata manusia, yaitu : Persistance Of Vision ( pola penglihatan yang teratur ). Paul Roget, Joseph Plateau dan Pierre Desigenes, mata manusia cenderung menangkap urutan gambar-gambar pada tenggang waktu tertentu sebagai suatu pola . Dalam perkembangannya animasi secara umum didefinisikan sebagai :
Suatu sequence gambar yang diekspos pada tenggang waktu tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar begerak.
Sumber : http://dela1234.blogspot.co.id/2015/03/sejarah-animasi.html
B. Jenis-jenis Animasi
A. Animasi 2D (2 Dimensi)
Animasi ini yang paling akrab dengan keseharian kita. Bisa juga disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu. Memang, film kartun itu kebanyakan film yang lucu. Contohnya banyak sekali, baik yang di TV maupun di Bioskop. Misalnya Looney Tunes, Pink Panther, Tom and Jery, Scooby Doo, Doraemon, Mulan, Lion King, Brother Bear dan banyak lagi. Meski yang populer kebanyakan film Disney, namun bukan Walt Disney sebagai bapak animasi kartun. Contoh lainnya adalah Felix The Cat, si kucing hitam. Umur si kucing itu sudah lumayan tua, dia diciptakan oleh Otto Messmer pada tahun 1919. Namun sayang,karena distribusi yang kurang baik, jadi kita sukar untuk menemukan film-filmnya. Bandingkan dengan Walt Disney yang sampai sekarang masih ada misalnya Snow White and The Seven Dwarfs (1937) dan Pinocchio (1940).
B. Animasi 3D ( 3 Dimensi )
Perkembangan teknologi komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan ini animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatab Disney ( Pixar Studio ), maka berlomba-lombalah studio film dunia memproduksi film sejenis. Bermunculanlah, Bugs Life, Antz, Dinosaurs, Final Fantasy, Toy Story2, Monster Inc, hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale, Cars, Valian. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).
C. Animasi Stop-Motion
Stop-Mtion merupakan suatu teknik animasi untuk membuat objek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak sendiri. Setiap pergerakan dari objek tersebut difoto ( frame individual), sehingga menciptakan ilusi gerakan ketika serangkaian frame dimainkan beruntun secara berkesimbungan. Stop-motion animation sering pula disebut claymation karena dalam perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan clay (tanah liat) sebagai objek yang digerakkan. Disebut stop-motion karena dilihat dari namanya stop motion yang berarti anime yang berbentuk dari gerakan-gerakan yang terhenti. Teknik ini terdiri dari dua kata yaitu stop yang berarti berhenti dan motion yang bearti bergerak. Berikut contoh film Stop-motion.

D. Animasi Jepang
Anime, itulah sebutan tersendiri untuk film animasi di Jepang, Jepang pun tak kalah soal animasi dibandingkan dengan buatan eropa. Anime mempunyanyai karakter yang berbeda di bandingkan dengan animasi buatan eropa. Salah satu film yang terkenal adalah Final Fantasty Advent Children dan Jepang sudah banyak memproduksi anime. Berbeda dengan animasi Amerika, anime Jepang tidak semua diperuntukkan untuk anak-anak, bahkan ada yang khusus dewasa. Berdasarkan teknik pembuatannya animasi dibedakan menjadi sepuluh jenis yaitu : animasi cel, animasi frame, animasi sprite,animasi path animasi spline,animasi vektor animasi clay, morphing, animasi digital dan animasi karakter.

Berdasarkan teknik pembuatannya :
1. Animasi Cel
Animasi cel merupakan animasi tertua dan merupakan bentuk animasi yang
paling popular. Kata cel berasal dari kata “celluloid” yang merupakan materi
yang digunakan untuk membuat film gambar bergerak pada tahun-tahun awal
animasi. Sekarang material film dibuat dari asetat (acetate).
Biasanya digambar dengan menggunakan tangan (hand-drawn animation). Animasi cel
biasanya merupakan lembaran-lembaran yang membentuk animasi tunggal.
Masing-masing sel merupakan bagian yang terpisah, misalnya antara obyek dengan
latar belakangnya, sehingga dapat saling bergerak mandiri. Misalnya seorang
animator akan membuat animasi orang berjalan, maka langkah pertama dia akan
menggambar latar belakang, kemudian karakter yang akan berjalan di lembar
berikutnya, pada akhirnya gambar akan tampil bersamaan(seperti pada metode
layer).

2. Animasi Frame
Animasi frame merupakan animasi yang paling sederhana, dimana animasinya
didapatkan dari rangkaian gambar yang bergantian ditunjukan, pergantian gambar
ini diukur dalam satuan fps (frame per second). Contoh animasi ini adalah
ketika kita membuat rangkaian gambar yang berbeda pada tepian sebuah buku,
kemudian kita buka buku tersebut sedemikian rupa menggunakan jempol, maka
gambar akan terlihat bergerak. Dalam Macromedia Flash, animasi ini dibuat
dengan teknik animasi keyframe, teknik ini sering digunakan untuk mendapatkan
animasi objek yang tidak bisa didapatkan dengan teknik animasi tween, teknik
animasi path dan teknik animasi script.
3. Animasi Sprite
Metode animasi ini yang menjadikan objek "sprite" yang dapat bergerak secara individual dimana objek yang laiinnya hasil sebagai background atau latar belakang yang tidak bergerak. Prosesnya adalah membuat gambar sprite dengan latar belakang warna hitam, lalu dibuat juga sprite yang sama tetapi berwarna hitam dan latar belakangnya adalah warna tertinggi , kemudian ditempatkan dengan pertama-tama menyimpan background yang akan ditimpa oleh sprite dengan ditempatkan sprite dengan Xor dan ditimpa dengan warna tertinggi secara Xor. Animasi sprite memiliki perbedaan dengan animasi cell dan animasi frame, setiap objek dalam animasi sprite bergerak tidak dalam waktu bersamaan namun memiliki fpsatau frame perdetik yang berbeda dan bila ingin di edit maka harus dilakukan pada masing-masing objek sprite tersebut.

4. Animasi Path
Animasi path adalah animasi dari objek yang gerakannya mengikuti garis lintasan yang sudah ditentukan. Contoh animasi jenis ini adalah animasi kereta api yang bergerak mengikuti lintasan rel. Biasanya dalam animasi path diberi perulangan animasi, sehingga animasi terus berulang hingga mencapai kondisi tertentu. Dalam Macromedia Flash, animasi jenis ini didapatkan dengan teknik animasi path, teknik ini menggunakan layer tersendiri yang di definisikan sebagai lintasan gerakan objek.

5. Animasi Spline
Spline adalah representasi matematis dari kurva. Objek bergerak biasanya tidak mengikuti garis lurus, misalnya bentuk kurva, program animasi komputer memungkinkan untuk membuat animasi spline dengan lintasan gerak bentuk kurva.

6. Animasi Vektor
Animasi vektor adalah animasi yang menggunakan rumus matematika untuk menggambarkan objeknya. Setiap objek dalam animasi vektok bergerak secara mandiri dengan latar belakang yang diam ( hampir sama dengan animasi sprite.

7. Animasi Clay
Teknik animasi Stop Motion/Clay Motion dalam pengerjaan menggunakan clay. Animasi dibuat dengan menggerakkan objek atau model dari boneka ataupun bahan elastis yang terbuat dari claay / tanah liat atau liat sintesis. Obyek digerakkan sedikit demi sedikit dan kemudian diambil gambarnya satu per satu. Setelah diedit dan disusun,apabila rol film dijalankan,akan memberikan efek seolah olah boneka atau model tersebut bergerak. Teknik animasi ini sebenarnya termasuk animasi klasik,namun karena teknik pembuatannya memerlukan kesabaran dan ketekunan yang tinggi, tidak banyak animator yang memilih membuat animasi dengan teknik ini
.
8. Animasi Karakter
Animasi karakter biasanya digunakan dalam film kartun 3 dimensi, oleh karena itu ada juga yang menyebutnya sebagai animasi 3D. Pada animasi ini setiap karakter memiliki ciri dan gerakan yang berbeda tetapi bergerak secara bersamaan. Dalam pengerjaannya, animasi jenis ini sangant mengandalkan komputer, hanya pada permulaan saja menggunakan teknik manual, yaitu pada saat pembuatan sketsa model atau model patung yang nantinya di-scan dengan scanner biasa atau 3D Scanner. Setelah proses pembuatan objek dilakukan di komputer menggunakan perangkat lunak 3D modelling and animation, seperti Maya Unlimited, 3ds max dan lain sebagainya. setelah itu dilakukan editing vidio, penambahan spesial efek dan sulih suara menggunakan perangkat lunak terpisah. Bahkan ada beberapa animasi dengan teknik ini yang menggunakan alam nyata sebagai latar cerita animasi tersebut.

9. Morphing
Teknik morphing adalah efek dimana suatu objek berubah secara perlahan menjadi objek lain. Pada dasarnya Morphing dilakukan dengan membuat gambar-gambar transisi diantaranya gambar asal dan tujuan. Ada dua tahap proses yang dijalani yaitu Warping dan Cross Dissolve. Langkah awal dari proses morphing adalah warping yang berfungsi untuk membentangkan dan menyusutkan sebuah objek gambar yang disebut gambar abstrak. Cross dissolve merupakan langkah akhir setelah proses waping berfungsi intuk memadukan warna gambar asal dengan gambar yang dituju.
10. Animasi Digital
Animasi karakter imajinasi yang dibuat dari hasil proses kerja komputer. Sebelum menggunakan komputet, animasi diselesaikan dengan membuat film dari gambar tangan atau urutan gambar diatas plastik atau kertas (yang disebut dengan cels), satu frame untuk 1/60 detik. Komputer pertama kali digunakan untuk megkontrol pergerakan dari karakter.
Sabtu, 12 November 2016
SECONDARY DATA ( DATA SEKUNDER)
Data sekunder
Karakteristik
Data sekunder didapatkan melalui
orang lain atau dengan cara mencari dokumen dengan studi yang sudah ada . dan
data sekunder ini disatukan dari beberapa sumber yang ada contohnya seperti jurnal
, buku dan lain-lain
Kelemahan :
1.Jika data sumber terdapat
kesalahan atau kekeliriuan maka itu akan mempengaruhi hasil dari data sekunder
itu sendiri.
2.data dikumpulkan dari
sumber-sumber yang ada . dan tidak untuk satu tujuan yang sama namun
dikumpulkan untuk tujuan yang berbeda
dengan tujuan penelitian yang sedang dilakukan.
Keuntungan :
1. Lebih menghemat waktu dalam melalukan riset penelitian.
2. Data dapat dengan mudah diakses.
3. Daya cakup datanya meluas , karena didapat dari beberapa
sumber.
Kegunaan :
1. Untuk
membantu sebuah langkah awal pada penelitian.
2. Untuk perumusan masalah.
3. Untuk Penjelasan masalah.
4. Untuk Menunjang masalah dengan
tepat.
5. Dapat melengkapi data primer yang di gunakan periset.
Data Sekunder
dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber yaitu, data Internal dan data
Eksternal.
Data Internal yaitu
data yang berada di dalam organisasi yang dilakukan, misalnya :
1.Data Produksi.
2.Data Keungan.
3.Data Penjualan.
3.Data Penjualan.
Data Eksternal yaitu
data yang berada di luar organisasi yang di lakukan. Sumber eksternal dapat
dibagi menjadi sumber yang secara terstruktur, misalnya:
1.
Data yang sudah di publikasikan.2.
Ensiklopedia.3.
Jurnal,masalah dan sebagainya.
Sumber : Buku
Metode Penelitian Kuantitatif.
Langganan:
Postingan (Atom)
